Ketika memutuskan untuk memelihara hewan, artinya kita sudah harus siap bertanggungjawab atas kehidupan binatang tersebut. Hewan yang dipelihara seperti anjing misalnya, bukan sekadar penjaga rumah, tapi binatang itu bisa mengubah mood kita jadi lebih baik.
Soal mengubah mood, diakui juga oleh Soraya Haque, mantan model dan pramugari. Menurut dia, memelihara dan sering berinteraksi dengan anjing dapat menimbulkan perasaan positif.
Soal mengubah mood, diakui juga oleh Soraya Haque, mantan model dan pramugari. Menurut dia, memelihara dan sering berinteraksi dengan anjing dapat menimbulkan perasaan positif.
Terlepas dari hal tersebut, pemilik hewan peliharaan (anjing) yang bertanggungjawab perlu memasangkan microchip. Tujuannya tak lain untuk memerangi tindak pencurian pada kucing & anjing yang marak terjadi.
Gampangnya, saat hewan peliharaan hilang, kamu bisa segera bertemu dengannya. Jadi bagaimana microchip sebesar biji beras atau sekitar 12-15 milimeter (mm) itu dipasang? Caranya lewat implan atau suntikan ke bagian belakang leher kucing & anjing. Pemasangan chip tersebut painless!
Setelah chip selesai tertanam, dokter hewan akan melakukan scan atau pencocokan nomor chip. Lalu kamu tinggal menunggu 'KTP' atau identitas kucing & anjing kesayangan keluar. Ketua Jakarta Animal Aid Network (JAAN), Karin Franken menambahkan, adanya pemasangan microchip gratis ini merupakan langkah awal yang baik, setelah dua tahun memperjuangkan kesejahteraan hidup anjing.
"Pemasangan microchip ini dapat meningkatkan status anjing dan kalua hilang mudah ditemukan. Ini jadi contoh pada pemilik anjing bahwa memiliki anjing bukan sekadar untuk ikut-ikutan, tapi juga harus bertanggungjawab,"jelas Karin.
Oh ya, ada informasi penting lainnya nih Ladies. Ada 500 Microchip diberikan secara cuma-cuma dari Pemerintah DKI Jakarta khusus anjing peliharaan. Jika kamu tidak mendapatkan chip tersebut secara gratis, jangan khawatir. Pasalnya kamu bisa mendapatkan microchip itu dari klinik hewan terdekat, harganya sekitar Rp350-400 ribu.
Untuk diketahui, pemberian microchip itu menyambut Hari Rabies Sedunia, dimana Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta bekerjasama dengan Jakarta Animal Aid Network (JAAN), dalam rangka sosialisasi microchip.
Gampangnya, saat hewan peliharaan hilang, kamu bisa segera bertemu dengannya. Jadi bagaimana microchip sebesar biji beras atau sekitar 12-15 milimeter (mm) itu dipasang? Caranya lewat implan atau suntikan ke bagian belakang leher kucing & anjing. Pemasangan chip tersebut painless!
Setelah chip selesai tertanam, dokter hewan akan melakukan scan atau pencocokan nomor chip. Lalu kamu tinggal menunggu 'KTP' atau identitas kucing & anjing kesayangan keluar. Ketua Jakarta Animal Aid Network (JAAN), Karin Franken menambahkan, adanya pemasangan microchip gratis ini merupakan langkah awal yang baik, setelah dua tahun memperjuangkan kesejahteraan hidup anjing.
"Pemasangan microchip ini dapat meningkatkan status anjing dan kalua hilang mudah ditemukan. Ini jadi contoh pada pemilik anjing bahwa memiliki anjing bukan sekadar untuk ikut-ikutan, tapi juga harus bertanggungjawab,"jelas Karin.
Oh ya, ada informasi penting lainnya nih Ladies. Ada 500 Microchip diberikan secara cuma-cuma dari Pemerintah DKI Jakarta khusus anjing peliharaan. Jika kamu tidak mendapatkan chip tersebut secara gratis, jangan khawatir. Pasalnya kamu bisa mendapatkan microchip itu dari klinik hewan terdekat, harganya sekitar Rp350-400 ribu.
Untuk diketahui, pemberian microchip itu menyambut Hari Rabies Sedunia, dimana Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta bekerjasama dengan Jakarta Animal Aid Network (JAAN), dalam rangka sosialisasi microchip.
Related Post