Waktu bermain adalah bagian penting dari kehidupan kucing. Ini adalah sesuatu yang bermanfaat bagi kucing, baik anak kucing maupun kucing yang sudah dewasa.
Cara kucing bermain seiring bertambahnya usia dapat berubah, tetapi keinginan untuk bermain diharapkan tetap ada sepanjang hidup kucing.
Cara kucing bermain seiring bertambahnya usia dapat berubah, tetapi keinginan untuk bermain diharapkan tetap ada sepanjang hidup kucing.
Melansir dari Cat Behavior Associates, anak kucing menggunakan waktu bermain untuk mempelajari keterampilan mereka yang berkembang dan berlatih menguntit, mengejar, dan menerkam.
Selama waktu bermain dengan sesama kucing, anak kucing juga belajar bahasa tubuh dan keterampilan komunikasi yang penting.
Bermain atau berkelahi?
Ketika berbicara tentang kucing dewasa, banyak kucing dewasa yang masih menikmati waktu bermain dengan sesama kucing seumurannya. Namun, banyak pemilik yang melihat waktu bermain kucing mereka mungkin seperti berubah menjadi agresi.
Pemilik kucing sering kali tidak yakin apakah kucing hanya melakukan sesi bermain yang antusias atau pertempuran fisik yang memerlukan intervensi sebelum salah satu atau kedua kucing terluka.
Kucing yang memiliki hubungan tidak bersahabat atau tidak akrab satu sama lain biasanya tidak akan bermain bersama. Jika Anda melihat dua kucing yang saling memandang sebagai lawan, lalu sedang bergulat, itu mungkin bukan pertemuan yang bersahabat.
Bahasa tubuh dan jenis vokalisasi adalah petunjuk penting bagi Anda untuk menentukan apakah kucing hanya menikmati sesi bermain yang seru. Berikut adalah beberapa tanda khas yang menunjukkan kucing sedang bermain;
Cakar tetap berselubung
Telinga sebagian besar tetap dalam posisi normal dan tidak disematkan ke belakang
Tidak ada piloereksi rambut
Tidak menggeram
Tidak mendesis
Menggigit apa pun dengan kekuatan minimal dan dilakukan tanpa menyebabkan rasa sakit atau cedera.
Gulat dan kejar-kejaran antar kucing
Saat selesai bermain, Anda harus memperhatikan kucing-kucing itu bergiliran. Dengan gulat, amati apakah mereka masing-masing menghabiskan bersama kembali atau tidak. Jika Anda terus-menerus melihat kucing yang sama saling berkejaran, tapi dengan agresif, artinya kedua kucing tengah bertengkar.
Selama waktu bermain dengan sesama kucing, anak kucing juga belajar bahasa tubuh dan keterampilan komunikasi yang penting.
Bermain atau berkelahi?
Ketika berbicara tentang kucing dewasa, banyak kucing dewasa yang masih menikmati waktu bermain dengan sesama kucing seumurannya. Namun, banyak pemilik yang melihat waktu bermain kucing mereka mungkin seperti berubah menjadi agresi.
Pemilik kucing sering kali tidak yakin apakah kucing hanya melakukan sesi bermain yang antusias atau pertempuran fisik yang memerlukan intervensi sebelum salah satu atau kedua kucing terluka.
Kucing yang memiliki hubungan tidak bersahabat atau tidak akrab satu sama lain biasanya tidak akan bermain bersama. Jika Anda melihat dua kucing yang saling memandang sebagai lawan, lalu sedang bergulat, itu mungkin bukan pertemuan yang bersahabat.
Bahasa tubuh dan jenis vokalisasi adalah petunjuk penting bagi Anda untuk menentukan apakah kucing hanya menikmati sesi bermain yang seru. Berikut adalah beberapa tanda khas yang menunjukkan kucing sedang bermain;
Cakar tetap berselubung
Telinga sebagian besar tetap dalam posisi normal dan tidak disematkan ke belakang
Tidak ada piloereksi rambut
Tidak menggeram
Tidak mendesis
Menggigit apa pun dengan kekuatan minimal dan dilakukan tanpa menyebabkan rasa sakit atau cedera.
Gulat dan kejar-kejaran antar kucing
Saat selesai bermain, Anda harus memperhatikan kucing-kucing itu bergiliran. Dengan gulat, amati apakah mereka masing-masing menghabiskan bersama kembali atau tidak. Jika Anda terus-menerus melihat kucing yang sama saling berkejaran, tapi dengan agresif, artinya kedua kucing tengah bertengkar.
Related Post